PLN Dumai Bentuk Posko Siaga Antisipasi Gangguan

281
PT Perusahaan Listrik Negara Area Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau (foto:Istimewa)

DUMAI, SERUJI.CO.ID – PLN Rayon Dumai Kota membentuk tiga posko siaga dan mengerahkan puluhan petugas untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2018 dan mengantisipasi gangguan kelistrikan serta keluhan pelanggan.

Kepala PLN Area Dumai Suharno, Minggu, mengatakan tiga posko siaga dibentuk untuk menghadapi Idul Fitri 1439 Hijriah dan petugas tidak diliburkan karena harus mengawasi kondisi kelistrikan pelanggan.

“Tiga posko siaga kita siapkan untuk melayani pelanggan dan mengatasi gangguan atau keluhan kelistrikan selama arus mudik berlangsung,” katanya.

Loading...

Agar listrik aman dan menyala selama Idul Fitri, diharap dukungan masyarakat untuk bersama menjaga aset PLN berupa travo, tiang, kabel, dan lainnya dari gangguan penyebab pemadaman.

Dia mengatakan persiapan lain menyambut Lebaran, sebelum masuk Ramadhan sudah dilakukan kegiatan pemeliharaan intensif jaringan di sejumlah daerah rawan sebagai bentuk meningkatkan kesiagaan.

“Pemeliharaan jaringan sudah kita tingkatkan sebelum Ramadhan agar selama berpuasa dan Lebaran masyarakat tidak mengalami gangguan listrik,” sebutnya.

PLN mengimbau bagi warga akan mudik ke kampung halaman agar teliti dengan peralatan listrik terpasang sebelum meninggalkan rumah kosong, untuk menghindari musibah kebakaran.

Warga sebelum pergi mudik agar periksa lagi permasalahan listrik di rumah, dan jika ada kendala ampere rendah, dapat menambah daya karena menyambut Lebaran ini diberi diskon 50 persen.

Sambut Idul Fitri 1439 H, PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyalurkan santunan bagi 20 anak yatim dan 360 paket bingkisan untuk dhuafa serta bantuan muslimah berdaya di Kota Dumai, senilai total Rp156,6 juga pada Selasa (5/6) lalu.

Bantuan terdriri anak yatim piatu total Rp6 juta, 360 paket bingkisan kaum dhuafa Rp82,5 juta dan bantuan muslimah berdaya sebesar Rp15 juta, diserahkan langsung GM PLN WRKR M. Irwansyah Putra.

Ada juga santunan untuk 100 anak yatim dengan total Rp29 juta dan bantuan bagi 45 guru mengaji senilai total Rp22,5 juta, dana bersumber program CSR PLN Peduli dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN atau zakat pegawai. (Ant/SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]