close

Usai Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Dumai Naik

DUMAI, SERUJI.CO.ID – Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai, Zulkarnaen menyebutkan harga sejumlah kebutuhan pokok sepekan usai Lebaran 2018 mengalami kenaikan, tapi tidak signifikan.

“Kenaikan harga bahan pokok hanya terjadi di beberapa komoditi, namun masih wajar dan tidak signifikan,” kata Zulkarnaen kepada wartawan, di Dumai, Kamis (28/6).

Untuk beberapa jenis kebutuhan pokok, kata dia, masih stabil, seperti gula pasir dan minyak goreng.

Dinas Perdagangan Kota Dumai, kata dia, terus memantau kondisi harga pasar, sekaligus mengantisipasi adanya kendala distribusi dan penimbunan.

Dijelaskan, tim monitoring setiap hari diturunkan untuk mengawasi harga di sejumlah pasar tradisional dengan menyasar komoditi pangan alami kenaikan dan pencegahan ulah spekulan menaikkan harga komoditi pangan secara sepihak.

Pemantauan harga bahan pokok di Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing Dumai, harga cabai merah asal Bukittinggi naik menjadi Rp30 ribu/Kg dari sebelumnya sekitar Rp25 ribu/Kg.

Komoditi cabai merah dari Medan masih bertahan di harga Rp26 ribu/Kg, demikian juga cabai lokal Rp20 ribu/Kg.

Kemudian, harga bawang merah Rp34 ribu/Kg, bawang putih Rp20 ribu/Kg, kentang Rp10 ribu/Kg dan tomat Rp10 ribu/Kg.

Selain itu, bahan sayuran seperti sawi, kol, daun bawang dan buncis mulai naik, kondisi ini dipicu persediaan di pasar mulai menipis sehingga membuat harga melambung.

Untuk harga daging ayam ras rata rata naik Rp3.000/Kg, atau dari Rp30 ribu/Kg, menjadi Rp33 ribu/Kg, sedangkan harga daging sapi masih bertahan di harga Rp120 ribu/Kg.

Seorang pedagang di Pasar Sri Bunda Sri Mersing, Diana mengatakan, kenaikkan harga karena pasokan berkurang, dan masih menanti persediaan dari penyalur komoditi pangan berasal dari luar daerah.

“Pembeli juga belum normal seperti biasa, ditambah lagi stok minim, sehingga harga mengalami kenaikan,” katanya. (Ant/SR01)


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Polri Buka Penerimaan Calon Perwira Melalui SIPSS

BATAM, SERUJI.CO.ID - Polri membuka seleksi penerimaan calon perwira...

TERPOPULER

Pemkab Siak Tindaklanjuti Grup Medsos LGBT

Pemkab Siak bersama MUI dan Kemenag akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar anak-anak tidak terjerumus perilaku menyimpang LGBT.