close

BPJS Kesehatan Perbolehkan 4 RS Ini Kembali Layani Pasien JKN-KIS

BATAM, SERUJI.CO.ID – Sebanyak empat rumah sakit (RS) di Batam yang menghentikan layanan kesehatan untuk pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 1 Januari 2019 lalu, kini sudah diperbolehkan kembali melayani pasien BPJS Kesehatan.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran BPJS Kesehatan nomor 54/II-03/0119, tertanggal 10 Januari 2019.

“Sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan terhadap rumah sakit yang belum terakreditasi untuk perpanjangan kerja sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan cabang Batam, maka terhitung mulai tanggal 10 Januari 2019, Rumah Sakit Graha Hermine, Rumah Sakit Ibu dan Anak Frishdy Angel, Rumah Sakit Ibu dan Anak Griya Medika, dan Rumah Sakit Santa Elisabeth Sei Lekop sudah dapat kembali melayani peserta JKN-KIS,” demikian bunyi pernyataan Surat Edaran BPJS Kesehatan tersebut.

Sebelumnya, status akreditasi empat rumah sakit (RS) yang disebutkan di atas menjadi kendala dalam perpanjangan kontrak. Namun pihak Dinkes Kepri mengatakan jika keempat RS tersebut saat ini dalam prores akreditasi dengan keterangan sudah menginput ASPAK dan SIRS 100 persen.

Baca juga: Empat RS di Batam Terancam Tak Bisa Gunakan Layanan BPJS

“Dinkes sudah melayangkan surat ke Kemenkes RI terkait perpanjangan kerja sama BPJS dengan Rumah sakit tersebut,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kepri, dr Hj Sulastri, melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (7/1). (SR01)


  • 5
    Shares

KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER

Lakukan Pencucian Uang dan Penyelundupan Satwa, Oknum Polisi Riau Dituntut Tiga Tahun Penjara

Oknum polisi yang menjadi terdakwa perkara tindak pidana pencucian uang dan penyelundupan satwa langka, M. Ali Honopiah, dituntut hukuman tiga tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau.