Dinkes: Imunisasi MR di Kepri Baru 38 Persen

212
Tjetjep Yudiana
Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas Kesehatan Kepri. (foto:Istimewa)

BATAM, SERUJI.CO.ID –┬áDinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau mencatat hingga pekan kedua September 2018, baru 38 persen dari 608.124 anak di daerah itu yang mendapatkan imunisasi measles dan rubella (MR).

“Sampai sekarang baru 38 persen. Peningkatannya hanya satu persen dalam sebulan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana di Batam, Kepri, Rabu (12/9).

Pencapaian pemberian vaksin MR kepada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di Kepri, menjadi nomor 8 terburuk di Indonesia, di atas Riau yang hanya sekitar 18,47 persen hingga September ini.

Loading...

Menurut dia, masyarakat masih menolak pemberian vaksin MR, padahal pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya imunisasi.

Masyarakat, kata dia, masih khawatir dan terlanjur percaya dengan isu yang berkembang sebelumnya, bahwa vaksin itu mengandung bahan haram.

“Masalahnya, masyarakat terlanjur khawatir dengan yang haram kemarin, meski sudah ada klarifikasi bahwa dibolehkan. Sangat berat memberikan keyakinan kepada masyaarakat.

Ia mengatakan, sulit membangun kembali kepercayaan masyarakat. Bahkan beberapa sekolah sampai menolak pemberian vaksin.

Dari seluruh kabupaten kota di Kepri, pemberian paling sulit di Kabupaten Natuna, yang hingga kini baru mencapai 9 persen. Sedangkan di Kota Batam sudah mencapai 40 persen.

“Sebenarnya target kita di seluruh Kepri bisa mencapai 95 persen, namun sepertinya sulit. Tapi kita tidak akan merubah target, tetap 95 persen,” kata dia.

Ia meminta, pemerintah kabupaten dan kota terus menggencarkan sosialisasi imunisasi MR, agar semakin banyak anak yang memperoleh daya tahan tubuh tambahan.

Sementara itu, saat ini pemberian vaksin MR bisa dilakukan di Puskesmas dan rumah sakit di penjuru provinsi kepulauan itu.

“Yang sekolah sudah selesai. Meski begitu, kalau ada sekolah yang mau, akan kami layani,” kata dia.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mendorong agar masyakat mau memberikan imunisasi MR kepada anaknya.

“Ini program nasional, kita dukung,” kata Nurdin. “Karena pemberian vaksin MR, menjadi penting untuk pencegahan penularan penyakit yang berbahaya,” imbuhnya.

Mengenai sedikitnya pencapaian pemberian vaksin MR di Kepri, Gubernur mengatakan akan melakukan berbagai upaya agar target tecapai.

“Nanti akan kita kejar,” tegasnya. (Ant/SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]