close

Stop Riba Sekarang Juga !

Oleh:
Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya


SERUJI.CO.ID – Kakek saya, Sastrodiwongso, dari ibu saya dulu tinggal di Mlinjon, Klaten. Karena tulisan tangannya yang elok, kakek saya diangkat sebagai pegawai pegadaian swasta terkenal di zaman itu.

Anak kakek saya berjumlah 7 (ibu saya sulung); hanya lulusan Sekolah Rakyat; rumahnya besar, bahkan ada usaha kecil batik; punya sawah lumayan; dan tidak punya utang!!!. Ekonomi ibu saya -seorang guru lulusan SGA Solo- (setelah menikah dengan ayah saya) masih tergolong lumayan.

Jika saya melihat ekonomi saya sendiri lalu anak-anak saya, maka fitur ini makin nyata: walaupun lulusan universitas, rumah mereka makin kecil, anak makin sedikit, tidak punya sawah, tapi tekanan untuk berutang makin besar. Pasti ada yang salah……

Saat Proklamasi 73 tahun lalu, utang RI yang diwarisi Bung Karno dari Belanda hanya sebesar Rp60 tirliun. Saat ini utang Pemerintah sudah mencapai Rp5200 triliun. Utang ribawi itu ternyata punya ciri khas: jumlahnya makin membesar, dan sumber utangnya makin banyak. Artinya makin banyak alasan untuk berutang.

Tidak perlu lulus doktor untuk mengetahui bahwa utang adalah instrumen penjajahan. Oleh Bug Karno disebut nekolim. Penjajah membiarkan Bung Karno dan Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI, tapi tidak pernah sungguh-sungguh menghentikan penajajahannya. Kita gagal menyiapkan landasan budaya untuk merdeka.

Penjajah telah dan sedang menjajah kita dengan instrumen utang melalui sistem perbankan ribawi. Thomas Jefferson -Presiden AS- bahkan telah mengingatkan bahaya utang (bank sebagai institusi yang memperjualbelikan utang) yang bahkan lebih berbahaya daripada tentara yang siap tempur untuk merampas kemerdekaan kita.

Agar utang ini laku dijual oleh bank, maka masyarakat harus dibiasakan agar suka berutang. Penjajah membawa persekolahan sebagai instrumen nekolim untuk menyiapkan budaya utang ini. Belajar (learning) sebenarnya tidak pernah mensyaratkan persekolahan (schooling). Namun persekolahan secara diam-diam mengubah kebutuhan belajar menjadi keinginan (lalu menjadi permintaan atau demand) bersekolah.


  • 12
    Shares

KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER