close

BMKG Deteksi 78 Titik Panas di Sumatera

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mendeteksi terdapat 78 titik panas atau “hotspot” terdeteksi di seluruh Pulau Sumatera, yang menjadi indkasi awal terjadi kebakaran lahan dan hutan.

Berdasarkan laporan analisa BMKG Stasiun Pekanbaru pukul 16.00 WIB, yang diterima di Pekanbaru, Rabu (6/6), ke-78 titik panas tersebar di 10 provinsi, dan paling banyak di Riau yakni 23 titik.

Kemudian, daerah dengan “hotspot” cukup banyak ada di Bengkulu sebanyak 18 titik, Sumatera Utara (14), Aceh (10), Jambi (4), Sumatera Selatan (4), Sumatera Barat (2) dan masing-masing satu titik di Lampung, Kepulauan Riau, dan Bangka Belitung.

Untuk 23 “hotspot” di Riau tersebar di Kabupaten Siak mencapai 9 titik, Pelalawan (5), Dumai (3), Bengkalis (3), Rokan Hilir (2), dan Rokan Hulu (1).

Dari 23 titik tersebut, ada dua titik yang memiliki tingkat keakuratan (level confidence) 70 persen yang artinya bisa disimpulkan benar-benar terjadi kebakaran.

“Dua titik itu masing-masing di Kabupaten Siak dan Rokan Hilir,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno.

Hingga kini kebakaran masih dinilai masih rawan terjadi di Provinsi Riau menjelang Lebaran dan Asian Games 2018.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau memperpanjang status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan hingga 30 November 2018, sebagai bagian dari upaya untuk mensukseskan pagelaran olahraga akbar se-Asia, Asian Games 2018.

“Yang utama itu tentu Asian Games, Jakarta dan Palembang. Kita sepakat satgas semua menetapkan perpanjangan status mulai 1 Juni sampai 30 November 2018,” kata Wakil Komandan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau, Edwar Sanger di Pekanbaru.

Pemerintah Provinsi Riau, sebelumnya telah menetapkan status Siaga Karhutla sejak 19 Februari 2018 lalu, dan akan berakhir pada 31 Mei 2018 mendatang. Saat itu, penetapan status tersebut dilakukan setelah sebelumnya sebagian besar wilayah Riau mulai dilanda kebakaran hebat.

Keputusan itu berdasaran rapat evaluasi yang mengarah pada sejumlah kesimpulan. Pertama, bahwa berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Pekanbaru sebagian wilayah Riau segera memasuki kemarau.

“Kemarau di Riau diprediksi akan berlangsung hingga September mendatang. Terus kenapa kita tetapkan hingga November. Itu sebagai bentuk antisipasi kita,” terangnya.

Selanjutnya, dia menuturkan bahwa pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), tepatnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau, serta bupati dan wakil bupati di Indragiri Hilir, menjadi salah satu alasan perpanjangan status siaga tersebut.

“Terakhir tentu saja sesuai arahan presiden agar kita turut mensukseskan Asian Games,” ujarnya.

Hingga akhir Mei 2018, satgas mencatat lebih dari 1.800 hektare lahan di Riau hangus terbakar sepanjang periode pertama status siaga berlangsung. (Ant/SR01)


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER