10.000 Benih Lobster Sitaan TNI AL Langsung Dilepasliarkan

193

Senilai Rp1,5 Miliar

Tim Patroli Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 10.000 ekor benih lobster di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Perwira Pelaksana Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Saiful Simanjuntak mengatakan, benih lobster tersebut disita dari sebuah pelabuhan rakyat.

Benih lobster itu berada di dalam 54 kantong plastik panjang, yang dijejalkan ke lima kotak berpendingin es dari bahan sterofoam. Satu plastik diperkirakan berisi 200 ekor bayi lobster usia sekitar tiga minggu jenis lobster pasir.

Loading...

“Total barang bukti mencapai sekitar 10.000 ekor bayi lobster,” katanya.

Ia mengatakan untuk benih lobster pasir kini dihargai Rp150 ribu per ekor, sehingga upaya penyelundupan masih marak.

“Artinya seluruh barang bukti ini nilainya mencapai Rp1,5 miliar,” katanya.

Tim Patroli F1QR Lanal Dumai menggagalkan upaya penyelundupan bayi lobster tersebut pada Sabtu (20/10) pukul 07.30 WIB. Pelaku berhasil melarikan diri dan meninggalkan lima kotak pendingin berisi bayi lobster di dermaga rakyat Sungai Piring Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Penangkapan ini berdasarkan pengembangan informasi bahwa akan ada pengiriman bayi lobster dari Provinsi Jambi ke Riau lewat jalur darat. Sekitar 10.000 ekor bayi lobster itu oleh pelaku rencananya akan diselundupkan ke luar negeri menggunakan kapal cepat.

Namun, pelaku yang menggunakan kapal cepat berhasil kabur.

“Bayi lobster tersebut oleh pelaku diduga akan diselundupkan ke Singapura,” katanya.

Diduga Riau hanya menjadi daerah transit dan pintu keluar penyelundupan bayi lobster. Bayi lobster itu diduga akan diselundupkan ke Singapura, kemudian ke Vietnam. Kejahatan ini melibatkan jaringan internasional yang hingga kini belum berhasil diungkap. (SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
1
2
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]