Bawaslu Dalami Video Bupati Pesisir Selatan Kampanye Jokowi

166
Hendrajoni
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni. (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menindaklanjuti video Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat Hendrajoni yang viral di media sosial.

Video berdurasi 41 detik itu memperlihatkan Hendrajoni sedang memberikan bantuan dana kepada beberapa orang dan mengatakan bahwa bantuan itu dari Presiden Jokowi.

Bawaslu akan menindaklanjutinya untuk menentukan apakah ada pelanggaran atau tidak, meski belum ada laporan terkait potensi pelanggaran Hendrajoni sebagai kepala daerah

Loading...

“Laporan belum ada, tapi temuan sudah ada. Coba kita lihat, apakah ini masuk pelanggaran administrasi atau tidak,” kata Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja seusai mengisi diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/9).

Jika Hendrajoni tidak tergabung sebagai tim kampanye, kata Bagja, maka aktivitas yang dilakukan Hendrajoni tidak bisa dikatakan sebagai pelanggaran.

Akan tetapi, jika bupati tersebut merupakan anggota tim kampanye, maka aktivitasnya berpotensi melanggar peraturan karena dinilai memanfaatkan jabatannya sebagai kepala daerah untuk memenangkan kandidat calon presiden tertentu.

“Tapi yang bersangkutan ini masuk tim kampanye enggak ya? Ini yang jadi pertanyaan. Kalau enggak masuk (tim kampanye) ya enggak jadi masalah,” jelas Bagja.

Bagja mengatakan, aktivitas yang ditunjukkan Hendrajoni dalam video tersebut juga bisa ditindaklanjuti oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sebelumnya, beredar video Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni sedang memberikan bantuan dana kepada beberapa orang dan mengatakan bahwa bantuan itu dari Presiden Jokowi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku telah melihat video tersebut.

Tjahjo menilai, keinginan kepala daerah untuk mendukung salah satu paslon capres-cawapres di Pilpres 2019 merupakan hal yang sah-sah saja. Meski demikian, Tjahjo menilai, kepala daerah harus bisa memisahkan dirinya sebagai kader parpol dan pimpinan daerah.

Jangan sampai pilihan pribadi dimaknai sebagai dukungan instansi pemerintah daerah kepada pasangan capres-cawapres tertentu.

Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni membagikan bantuan sarana dan prasarana destinasi wisata kepada sejumlah Wali Nagari, dengan berkali-kali menyebutkan bantuan tersebut berasal dari Jokowi.

Baca juga: Tak Takut Dicopot, Ketua PAN Pesisir Selatan Deklarasi Dukung Jokowi

“Bantuan dari Jokowi, tau Jokowi kan?” kata Hendrajoni kepada salah satu Wali Nagari.

Kepada Wali Nagari berikutnya, Hendrajoni juga kembali menegaskan bahwa bantuan senilai Rp320 juta itu berasal dari Presiden Jokowi, bukan dari Pemerintah Pusat.

“Bantuan sarana dan prasarana destinasi wisata Rp320 juta. Darimana bantuan ini? Dari Jokowi,” katanya kepada Wali Nagari lainnya.

Setiap usai memberikan plakat bantuan dan mengucapkan “bantuan dari Jokowi”, Bupati yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) itu lantas mengajak Wali Nagari tersebut untuk berfoto bersama.

Berikut video “bantuan dari Jokowi” tersebut:

(SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]