close

Berumur Empat Abad Lebih, DPRD: Seni Silat Batuah Harus Dilestarikan

KUANTAN SINGINGI, SERUJI.CO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mendukung masyarakat melestarikan seni bela diri “Silat Batuah” yang sudah berumur lebih dari empat abad di Sentajo Raya Kuansing, karena memiliki nilai yang tinggi.

“Saya bertekad membantu agar seni pencak silat Batuah asal Kuansing tetap lestari sebagai aset daerah,” kata Ketua DPRD Kuantan Singingi Andi Putra di Teluk Kuantan, Senin (25/6).

Ketua DPRD ini optimis, kedepan seni silat Batuah yang berjaya dan sangat diminati oleh masyarakat baik Kuansing maupun seluruh penjuru Sumatra ini akan berkibar terus dan semakin besar, namun semua pihak harus berperan aktif.

Tokoh persilatan di Kuansing sudah berjuang maksimal mempertahankan olahraga silat ini, karena itu pergelaran harus di laksanakan secara berkelanjutan, sehingga seni bela diri yang memiliki sejarah panjang ini dapat semakin kokoh.

“Alhamdulilah, hingga saat ini dapat semakin baik, kekompakan itu penting,” sebutnya.

Ketua DPRD juga menyebutkan, untuk menunjang perkembangan dan pelestarian silat ini dirinya akan memperjuangkan alokasi dana APBD dikucurkan, sehingga kegiatan tradisi, senin dan budaya dapat berjalan optimal.

Acara persilatan yang digelar setiap tahun adalah ajang menjalin hubungan baik, silatruahmi sesama serta memperkokoh rasa kekeluargaan dan persaudaraan.

Andi Putra saat menghadiri seni dan silat Pendekar Batuah Sentajo Senarai Rayo Onam di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing, Riau, Sabtu (23/6) memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak.

Salah satu pendekar Batuah, Yus (40) menyebutkan, silat Batuah sangat berbeda dengan seni bela diri lainnya di Indonesia, salah satu yang membedakan adalah kelincahan, kesaktian serta sejarah panjang membuatnya langgeng.

“Banyak pendekar yang lahir dari persilatan ini, semua terlihat ramah, santun dan tidak seperti pendekar,” ujarnya.

Ini berarti, pendekar Batuah itu menyembunyikan kesaktiannya dan tidak di pertunjukan kepada umum yang justru menimbulkan riya dan kesombongan. (Ant/SR01)


  • 4
    Shares

KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Polri Buka Penerimaan Calon Perwira Melalui SIPSS

BATAM, SERUJI.CO.ID - Polri membuka seleksi penerimaan calon perwira...

TERPOPULER

Pemkab Siak Tindaklanjuti Grup Medsos LGBT

Pemkab Siak bersama MUI dan Kemenag akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar anak-anak tidak terjerumus perilaku menyimpang LGBT.