close

Demo di Kantor Gubernur, Mahasiswa Unri Ajukan 3 Tuntutan

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Dalam aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, mahasiswa Universitas Riau (Unri) menyampaikan tiga tuntutan terkait penyelesaian sengketa lahan kampus bersama PT Hasrat Tata Jaya (HTJ).

Ketiga poin tuntutan mahasiswa tersebut, pertama, mengecam aksi premanisme PT HTJ atas tindakan penguasaan atas lahan kampus dengan membawa orang tak dikenal atau bayaran.

“Pada hari Selasa 11 September PT Hasrat Tata Jaya mendatangi Unri dengan membawa kendaraan berat dengan tujuan menegaskan penguasaan lahan yang mereka klaim dari pengadilan sesuai dengan penetapan Pengadilan Negeri Pekanbaru nomor 26/Pdt/Eks-Pts/2011/PN.Pbr.jo.Nomor: 75/Pdt.G/2007/PN.Pbr 12 Maret 2018. Mereka juga membawa orang tak dikenal memasuki wilayah sengketa,” kata Presiden Mahasiswa Unri Randi Andyana,” Kamis (13/9).

Kedua, mahasiswa meminta Pemprov Riau dan Unri maksimal dalam upaya proses penyelesaian lahan sengketa di Unri.

Sedangkan ketiga, menuntut Pemprov Riau dan Unri segera melakukan langkah cepat dengan ketentuan hukum yang berlaku demi kemaslahatan, baik kampus maupun mahasiswa sendiri.

Mahasiswa juga menyatakan jika persoalan sengketa lahan antara Unri dan PT HTJ ini tak segera direspon akan ada persoalan yang lebih besar di kemudian hari. Apalagi polemik sengketa lahan di Unri ini sudah sejak 2005, atau sudah 13 tahun lamanya.

Lahan yang disengketakan seluas 18 hektar tersebut terdiri dari dua sertifikat, yakni sertifikat Pemprov Riau dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional.

Di atas sengketa tersebut berdiri sarana prasarana mahasiswa Unri, baik bangunan setengah jadi maupun yang telah diresmikan. Diantaranya gedung Grand Gasing, yang direncanakan dijadikan tempat wisuda. Kemudian gedung Fakultas Hukum, serta Eco Edu Park. (SR01)


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER