Insiden Kebakaran Pipa Gas Chevron, Operator Alat Berat Diamankan Polisi

222
Pipa gas Chevron bocor
Pipa gas Chevron di Bengkalis bocor dan semburkan api. (foto:Istimewa)

BENGKALIS, SERUJI.CO.ID – Operator inisial JPT (23) diamankan Polsek Pinggir setelah kejadian kebocoran dan kebakaran pipa gas milik PT. Chevron Pasific Asia (CPI) di jalan lintas Duri Pekanbaru, Balai Raja, Pinggir, Bengkalis.

JPT adalah pekerja di PT Lutvindo yang sedang mengerjakan pembuatan parit.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, JPT diamankan Ahad (16/9) malam sekitar pukul 21.40 WIB karena diduga melakukan kelalaian sehingga mengakibatkan kebocoran pipa gas milik PT CPI di Balai Raja, Pinggir.

Loading...

Penangkapan terhadap JPT berawal dari laporan pihak CPI terkait adanya kebocoran pipa gas mereka.

Setelah dilakukan penyelidikan ternyata penyebab bocornya pipa gas akibat benturan alat berat milik pekerjaan jembatan.

“Sebelum terjadi kebocoran pipa gas PT CPI ini, alat berat PT Lutvindo sedang melakukan pembuatan parit. Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB ada yang meminta tolong operator untuk melakukan penggalian pemindahan bunga yang tertanam di tanah dekat tempat kejadian,” jelas Kapolres Senin (17/9) siang

Kemudian operator alat berat tersebut membantu melakukan penggalian memindahkan bunga tersebut dengan menggunakan alat berat jenis Escavator merk Cobelco warna hijau.

“Saat kuku baket alat berat ini menggali bunga lalu terkena pipa gas yang tertanam di tanah, sehingga pipa gas bocor dan mengeluarkan gas,” tambah Yusup Rahmanto.

Sontak, kejadian kebocoran ini membuat operator alat berat kaget. Ia kemudian langsung memindahkan alat beratnya dari tempat kejadian. Namun, tidak beberapa lama berselang pipa gas yang bocor ini mengeluarkan api.

Operator alat berat bersama barang bukti escavator milik perusahaan diamankan Polsek Pinggir. Ia harus mempertanggung jawabkan kelalaiannya.

“Tersangka sudah diamankan di Mapolsek Pinggir bersama barang bukti. Pihak Reskrim Polsek Pinggir sedang melakukan proses Sidik, TKP kebocoran pipa gas sudah diberikan garis polisi, sementara jalan lintas Duri Pekanbaru sudah bisa dilintasi kendaraan umum kembali,” tandasnya.

Sebelumnya, kebocoran pipa yang mengakibatkan kobaran api terjadi pada Ahad (16/9) sore di Desa Balai Raja Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Suara semburan gas cukup kuat sehingga api yang menyembur cukup besar. Insiden itu berlokasi di Jalan Lintas Timur Sumatera sehingga membuat warga tidak berani melintas di sekitar lokasi kejadian.

Semburan api berhasil dipadamkan setelah ditangani tim tanggap darurat PT CPI pada Ahad (16/9) tengah malam. (SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]