Rupiah Dekati Rp15.000, Tagar #RupiahLongsorJokowiLengser Trending Topic di Twitter

294
Ilustrasi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dollar AS terus melemah hingga hari ini, Rabu (5/9) hampir menyentuh angka Rp 15.000.

Kondisi ini membuat banyak warga Indonesia cemas, karena bisa dipastikan akan berimbas terhadap kenaikan harga-harga.

Mereka yang kecewa terhadap pemerintahan Presiden Jokowi itu menuntut sang presiden segera lengser. Di Twitter, tagar #RupiahLongsorJokowiLengser sempat menjadi trending topic no.1 pada Rabu (5/9) sore.

Loading...

Cuitan dengan tagar tersebut isinya adalah ungkapan kekecewaan warganet atas melemahnya rupiah terhadap dollar AS dan pemerintahan Jokowi yang dinilai tak mampu membendungnya.

Kurs rupiah terhadap dollar AS menyentuh level terendahnya dalam lima tahun terakhir ke posisi Rp 14.935 per dollar AS pada penutupan perdagangan, Selasa (4/9) kemarin.

Mengacu Bloomberg, dengan posisi tersebut, depresiasi kurs rupiah meningkat menjadi 10,18 persen.

Baca juga: Tak Hanya Terhadap Dolar AS, Rupiah juga Keok dari Mata Uang Regional

Menurut Presiden Jokowi, pelemahan nilai tukar terhadap dollar Amerika Serikat bukan hanya terjadi terhadap rupiah saja, tetapi juga mata uang negara lain.

“Tidak hanya negara kita, Indonesia, yang terkena pelemahan kurs, tidak hanya Indonesia,” ujar Jokowi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/9).

Lebih lanjut dia mengatakan, pelemahan rupiah saat ini lebih disebabkan sentimen dari eksternal, seperti kenaikan suku bunga The Fed, perang dagang antara China dan Amerika Serikat dan krisis yang melanda Turki serta Argentina.

“Ini faktor eksternal yang bertubi-tubi. Saya kira yang paling penting kita harus waspada, kita harus hati-hati,” ujar Jokowi.

Untuk menguatkan rupiah kembali, menurut Jokowi, pemerintah akan terus meningkatkan koordinasi di sektor fiskal, moneter, industri, dan para pelaku usaha.

“Saya kira koordinasi yang kuat ini menjadi kunci sehingga jalannya itu segaris semuanya,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga memberikan target kepada jajarannya untuk segera memperbaiki transaksi berjalan dengan menggenjot ekspor dan investasi di dalam negeri.

Sebab, saat ini transaksi berjalan mengalami defisit 3 persen.

Beberapa upaya memperbaiki defisit transaksi berjalan, kata Jokowi, adalah diterapkannya 20 persen biodiesel atau B20, yang diyakini dapat mengurangi impor minyak cukup besar.

Selain itu, pemerintah juga mendorong tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kepada perusahaan BUMN maupun swasta. (SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

1 KOMENTAR

Comments are closed.

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]