Disperindag Pekanbaru Belum Temukan Bawang Merah Palsu

217
bawang merah palsu
Bawang merah palsu. (foto: dok. Kementan)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengaku belum menemukan beredarnya bawang merah palsu asal India di berbagai pasar tradisional setempat.

“Sampai saat ini kita belum mendapatkan laporan masyarakat soal adanya bawang palsu tersebut,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag setempat Zuarman di Pekanbaru, Kamis (28/6).

Zuarman menuturkan bahwa pihaknya memang telah mendapatkan informasi soal tangkapan ratusan ton bawang merah palsu asal India di Kota Medan beberapa waktu lalu.

Loading...

Bawang merah tersebut sebenarnya bawang bombay dengan ukuran yang lebih kecil. Jika diteliti lebih jauh, ukuran bawang bombay tersebut memiliki diamater sekitar 5cm. Namun dari hasil pantauan pihaknya di sejumlah pasar tradisional yang ada di Pekanbaru, bawang yang beredar bawang asli.

Kendati demikian diakuinya pihak Disperindag akan terus menggiatkan pemeriksaan di lapangan soal keberadaan bawang palsu tersebut. Pasalnya apabila hal tersebut sempat terjadi di Pekanbaru tentu akan sangat merugikan masyarakat.

“Kita tidak akan tinggal diam. Hal ini harus terus diwaspadai,” tegasnya.

Untuk saat ini Zuarman mengaku bahwa pihak Disperindag mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Pasalnya ia menjamin bahwa sampai saat ini bawang yang beredar di pasaran adalah bawang asli yang telah diperiksa oleh Disperindag Pekanbaru. Hal tersebut lantaran pasokan bawang merah yang beredar di pasaran Pekanbaru saat ini didatangkan dari kawasan Sumatera Barat dan Jawa.

Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa Kota Pekanbaru aman dari ancaman bawang merah palsu tersebut. Oleh sebab itu Pihak Disperindag dan sejumlah satuan pengamanan lainnya akan terus menggiatkan razia ke sejumlah lokasi penampungan serta pasar tradisional yang ada di Pekanbaru.

“Kita tidak mau ambil resiko. Keamanan dan kesehatan masyarakat adalah hal yang penting,” tegasnya. (Ant/SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]