Warga Keluhkan Tumpahan Material Pembangunan Jalan Layang

jembatan layang Soekarno-Hatta
Pengerjaan flyover Jalan Soekarno Hatta-HR Soebrantas, Pekanbaru. (foto:Istimewa)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Sejumlah pengendara mengeluhkan abu dan tumpahan material seperti pasir dan kerikil di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai di depan Mal SKA Pekanbaru akibat pembangunan jembatan layang Soekarno-Hatta.

“Saya saban hari lewat sini. Pas tikungan bundaran ini jadi takut kalau bawa motor. Soalnya banyak pasir, jadi jalannya licin,” kata Nadia salah seorang pengendara, Jumat (29/6).

Nadia menjelaskan bahwa mobilitasnya menggunakan sepeda motor menuju tempatnya bekerja sedikit terganggu akibat banyaknya pasir yang berserakan di jalan. Bahkan ia mengaku pernah melihat seorang pengendara lainnya yang terjatuh dari sepeda motor lantaran tergelincir saat melintasi kawasan tersebut. Kendati tidak menyebabkan luka yang serius, namun hal ini tentu akan meresahkan pengguna jalan lainnya terlebih wanita.

Loading...

Nadia berharap agar pihak pengelola maupun instansi terkait lainnya untuk dapat memperhatikan masalah tersebut lantaran apabila dibiarkan tentu hal ini ditakutkan akan mendatangkan korban lainnya.

Hal senada juga disampaikan Yuda, seorang kurir pengiriman barang yang mengaku cukup terganggu dengan adanya tumpahan material tersebut. Selain mengancam keselamatan pengendara, terutama pegendara roda dua, debu yang disebabkan oleh tumpahan material tersebut juga sangat mengganggu kenyamanan dalam berkendara. Selain itu ia menilai bahwa bukannya tidak mungkin debu tersebut akan mengancam kesehatan masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.

“Lihat saja kalau sudah jam 11 sampai sore. Debunya cukup mengurangi jarak pandang pengendara. Selain itu debu ini juga dapat mengancam kesehatan,” jelas Yuda.

Baca juga: Parkir Liar di Jalur Pembangunan Flyover Soekarno-Hatta Bikin Macet

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kota Pekanbaru Nofrizal mendesak pihak kontraktor pengerjaan fly over di simpang Mall SKA Pekanbaru untuk dapat segera mencarikan solusi dari permasalahan tersebut. Pasalnya kondisi tersebut apabila dibiarkan tentu akan sangat menggangu masyarakat. Ia mencontohkan seperti penyiraman area jalan yang berpasir guna mengurangi dampak abu adalah salah satunya.

Ia menilai bahwa pembangunan Fly over tersebut memang cukup mengganggu masyarakat. Namun dampak akhir dari pembangunan tersebut juga tidak kalah hebatnya untuk masyarakat nantinya. Kendati demikian, ia berharap agar pembangunan yang tujuannya baik tersebut sudah seharusnya dilakukan dengan cara yang baik pula, dalam hal ini ialah bagaimana pembangunan tersebut tidak mengganggu aktifitas serta kesehatan masyarakat.

“Kan tujuannya memang baik, yaitu mengurangi kemacetan di kawasan tersebut. Namun kalau memang menggangu tentu sudah seharusnya ada solusi dari pihak pelaksana,” pungkasnya. (Ant/SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU