SBY dan Demokrat Walk Out dari Pawai Kampanye Damai, Ini Alasannya

282
deklarasi kampanye damai
Pendukung salah satu capres mencuri start kampanye dalam pawai "Deklarasi Kampanye Damai Pemilu serentak 2019" di Jakarta, Ahad (23/9/2018). (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Demokrat melayangkan protes keras kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas penyelenggaraan “Deklarasi Kampanye Damai Pemilu serentak 2019”. Pasalnya banyak kesepakatan dalam acara deklarasi yang dilanggar, misalnya ada atribut partai politik dalam acara tersebut.

“Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono protes keras terhadap KPU dalam acara deklarasi kampanye damai. Tadi SBY hadir, tetapi sekitar lima menit mengikuti konvoi, beliau turun dan walkout karena banyak aturan yang dilanggar,” kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di Kawasan Monas, Jakarta, Ahad (23/9).

Dijelaskan oleh Hinca, sejak awal kesepakatan peserta Deklarasi Kampanye Damai hanya menggunakan pakaian adat dan tidak membawa atribut partai agar tidak terkesan kampanye.

Loading...

“Kami pegang komitmen itu, sehingga kami tidak membawa atribut parpol kecuali yang disediakan KPU,” kata Hinca.

Namun, menurutnya, pada kenyataannya dalam acara tersebut banyak atribut parpol yang tidak disediakan KPU sehingga hal itu melanggar kesepakatan awal. Dan kondisi tersebut, kata Hinca, seperti dibiarkan oleh KPU.

“Menurut kami KPU tidak tegas dan kami protes yang sudah disampaikan kepada KPU dan Bawaslu. Kami bercita-cita ingin membuat pemilu damai,” pungkasnya. (SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]