close

Belasan Korban Sindrom Rubella Bantu Dinkes Riau Sosialisasikan Imunisasi MR

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Belasan orang tua dan anak yang menjadi korban sindrom congenital rubella (CRS) ikut membantu sosialisasi Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyakit tersebut.

“Saya sempat sedih dengan lebih banyaknya informasi yang keliru tentang imunisasi MR, sehingga masyarakat sudah terbentuk pola pikirnya duluan untuk menolaknya. Dan itu tidak mudah untuk mengubahnya,” kata Poppi Morina, dari Komunitas Anakku Sayang, pada diskusi publik situasi penyakit campak dan rubella di Kota Pekanbaru, Senin (10/9).

“Hingga kini masyarakat belum teredukasi dengan cukup bagaimana bahayanya CRS dan mudahnya penularan penyakit itu,” imbuhnya.

Poppi adalah ibu dari seorang anak yang harus hidup dengan CRS, karena tertular campak sejak diusia kandungan dua bulan. Perempuan yang berprofesi sebagai guru itu menjelaskan, penyakit itu didapatkannya dari kontak dengan seorang siswanya yang baru sembuh dari campak.

Poppi menderita campak saat hamil, dan dokter sudah memperingatkan dampaknya bagi anak. Namun, karena hasil USG menyatakan kondisi bayinya normal dan anak itu sangat dinanti, maka Poppi dan suaminya sepakat tidak akan menggugurkan kandungannya.

Namun, setelah anaknya berusia empat bulan baru dia benar-benar sadar bahwa anaknya tidak bisa mendengar. Penyakit CRS ternyata sudah menyerang syaraf-syaraf pendengaran anaknya, sehingga kedua telinganya tuli.

Dari pengalamannya itu, Poppi kemudian berusaha mengumpulkan korban CRS dan agar mereka saling mendukung sehingga terbentuk Komunitas Anakku Sayang. Jumlah anak yang terdata di komunitas itu ada 104 orang.

“Tapi saya yakin itu belum semua. Masih banyak anak-anak terpapar rubella yang orang tuanya menutup-nutupi. Saya sedih sekali melihatnya, kalau orang tua mereka meninggal, siapa yang akan mengurus mereka nanti,” katanya.

Ronaldo Purba, orang tua yang juga anaknya terdampak CRS, mengatakan istrinya tidak mengetahui bayi dikandungannya terserang rubella hingga sudah lahir dengan kondisi salah satu bilik jantungnya bocor. Ia terus berusaha melakukan tindakan medis dengan melakukan operasi jantung dan berhasil, namun ternyata dampak CRS juga menyerang pendengaran anaknya.

Dokter memvonis anaknya tuli, dan untuk mendengar normal butuh bantuan alat yang tidak murah.

“Alat bantu dengar yang sekarang kurang berhasil. Ada alat yang bagus tapi harnya mahal, satu buah Rp210 juta,” katanya.


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER