BI Buka Operasional Pascalebaran Pada 19 Juni

58
Bank Indonesia (ilustrasi)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Bank Indonesia menyatakan akan kembali membuka operasional secara terbatas sebelum libur bersama Idul Fitri 1439 Hijriah usai, yakni pada 19 Juni 2018 untuk memastikan layanan uang untuk masyarakat tidak terganggu.

“Kita buka tanggal 19 Juni, meski itu operasional terbatas,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Siti Astiyah, di Pekanbaru, Selasa (12/6).

Ia menjelaskan, bank sentral buka lebih dulu meski libur bersama belum berakhir sebagai bentuk antisipasi apabila ada perbankan membutuhkan uang tunai.

Loading...

“Siapa tahu ada satu atau dua bank kehabisan uang seperti misalnya untuk mengisi uang di ATM yang habis,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan buka lebih dulu kerap dilakukan BI pada libur Lebaran. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut Siti, di Pekanbaru belum pernah ada bank sampai kehabisan uang selama libur Lebaran.

Ia menambahkan, ketersediaan uang kartal BI sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama akhir bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1439 H.

“Uang yang sudah keluar dari BI sudah Rp4,7 triliun,” katanya.

Siti menjelaskan, secara nasional kebutuhan uang tunai untuk Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini mencapai Rp182,2 triliun dan meningkat sekitar 15,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, untuk di Riau pada 2018, kebutuhan uang untuk bulan puasa dan hari raya umat Islam itu juga meningkat sehingga BI menyiapkan uang sebesar Rp4,7 triliun. Jumlah tersebut naik 16,05 persen dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp4,05 triliun.

“Kenapa naik cukup besar?, karena Idul Fitri tahun ini ada dua minggu libur. Semakin panjang libur, semakin besar kebutuhan masyarakat yang mungkin untuk jalan-jalan dan berkunjung ke saudara-saudara harus meninggalkan uang untuk anak kecil sehingga kebutuhan uang cukup besar,” katanya.

Ia menambahkan, selama libur Lebaran masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan untuk mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) karena BI sudah jauh-jauh hari meminta perbankan di Riau untuk selalu memonitor uang di ATM.

Berdasarkan catatan BI, 1.966 ATM di Riau dan sekitar 95 persen berada di Kota Pekanbaru. (Ant/SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]