close

Mahalnya Tiket Pesawat Pekanbaru Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Riau mengakui tarif tiket pesawat dari dan ke Pekanbaru bulan November relatif agak mahal sehingga menjadi penyumbang inflasi terbesar.

“Agak aneh Pekanbaru ini, libur sedikit tapi tarif pesawat agak mahal,” kata Ketua Asita, Dede Firmansyah di Pekanbaru, Jumat (7/12).

Menurutnya, tarif murah jarang ditemukan dan yang banyak terjadi adalah tarif menengah ke atas.

“Tarif murah hanya pas liburan kalau ada promo, itu pun jadi rebutan, dan paling cuma beberapa orang saja yang mendapatkan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, penentuan tarif tergantung pada masing-masing maskapai. Terkadang, kata Dede, penentuan itu dilakukan dengan melihat volume penumpang yang datang dan berangkat, di Pekanbaru rata-rata per hari 7 ribu hingga 10 ribu penumpang.

“Volume cenderung meningkat karena orang Pekanbaru ini libur sedikit saja langsung pergi liburan. Seperti untuk ke Singapura sudah ada tiga maskapai dari Pekanbaru,” ujarnya.

Pada bulan November 2018, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,49 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 136,38. Sementara untuk tingkat Kota Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,42 persen.

Dari angka tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Aden Gultom mengatakan angkutan udara memberikan andil terbesar terjadinya inflasi di Pekanbaru, yaitu sebesar 0,10 persen. (Ant/SR01)


  • 4
    Shares

KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER

Kasus Lempar Draf Disertasi, Rektor Minta Mahasiswinya Cabut Laporan Polisi

Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), DR Mubarak, meminta mahasiswinya, Komala Sari, mencabut laporannya di Polda Riau, dan menyelesaikan perkara dugaan penganiayaan itu secara kekeluargaan.