close

Riau Terendah Kedua Nasional, Imunisasi MR Baru Capai 26,9 Persen

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat hingga pekan terakhir bulan September pencapaian imunisasi campak atau measles dan rubella (MR) baru mencapai 26,9 persen. Pencapaian ini membuat Riau masih berada di dua terbawah dalam cakupan program imunisasi nasional itu di Indonesia.

“Pencapaian imunisasi MR di Riau hingga tanggal 24 September baru mencapai 26,9 persen dari target 95 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau, Mimi Nazir, di Pekanbaru, Selasa (25/9).

Dikatakannya, sejak diluncurkan pada Agustus lalu, pelaksanaan imunisasi MR di Riau terkendala oleh pro dan kontra vaksin yang belum mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Riau sedikit lebih baik dari Provinsi Aceh yang baru 7,2 persen dalam hal pencapaian, namun di bawah Sumatera Barat yang sudah mencapai 27,5 persen.

Realisasi paling rendah di bawah 20 persen antara lain di Kota Dumai yang hanya 4,16 persen, kemudian Siak 6,75 persen, dan Kota Pekanbaru 17,14 persen.

“Pemda tersebut memang menghentikan untuk sementara pemberian imunisasi karena munculnya pro dan kontra tentang kehalalan vaksin,” kata Mimi.

“Meski begitu, Pemkab Siak menyatakan terhitung sejak 20 September pemberikan imunisasi sudah dilanjutkan kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, pencapaian paling tinggi adalah di Kabupaten Kuantan Singingi sebesar 54,92 persen, kemudian Pelalawan 44,02 persen, Indragiri Hulu 39,16 persen dan Rokan Hilir 38,96 persen.

Kementerian Kesehatan dalam pernyataan resminya menyatakan telah memperpanjang program pemberian layanan imunisasi MR di seluruh provinsi menjadi hingga 31 Oktober, dari sebelumnya akan berakhir pada 30 September.

Secara nasional, rata-rata cakupan pemberian imunisasi MR baru mencapai 51,05 persen dan jauh dari target 95 persen yang dicanangkan. Hingga saat ini, provinsi dengan cakupan imunisasi tertinggi adalah Papua Barat (91.83 persen) dan Bali (87.47 persen). Angka tersebut didapatkan berdasarkan data laporan provinsi kepada Kemenkes RI sampai dengan tanggal 24 September 2018 pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menyatakan bahwa imunisasi sebagai wajib hukumnya.

“Kita bicara mengenai dua fatwa, yakni fatwa imunisasi dan fatwa vaksin,” ujar KH Ma’ruf.

Tahun 2016 MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa imunisasi itu wajib hukumnya. Itu dikarenakan dalam agama Islam, menghindari bahaya adalah wajib dilakukan.

“Maka dari itu, dikeluarkan fatwa No 04/2016 mengenai kewajiban imunisasi. Hanya sayangnya, pihak Kementerian Kesehatan terlambat meminta fatwa mengenai vaksin,” kata KH Ma’ruf.

“baru tahun 2018 ini dimintakan fatwa, akhirnya memang kita keluarkan fatwa mengenai vaksinnya,” imbuhnya. (SR01)


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER