close

Bawaslu Riau Tolak Lima Laporan Syntia Dewi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Lima dari enam laporan bakal calon DPD RI Syntia Dewi Ananta Shinta Dewi, dalam gugatannya terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, ditolak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau.

“Setelah melalui proses sidang maraton laporan gugatan bakal calon DPD RI Syntia Dewi Ananta Shinta Dewi, diputuskan lima ditolak,” kata Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan di Pekanbaru, Jumat (28/9).

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Gema Wahyu Adinata, SH didampingi oleh Anggota Majelis Neil Antariksa, SH, MH dan H Amiruddin Sijaya, S.Pd, di ruang sidang penyelesaian sengketa pelanggaran administrasi Pemilu Bawaslu Riau jalan Adi Sucipto No.284 (Komplek Transito), Pekanbaru.

Rusidi menjelaskan, Bawaslu Riau menggelar sidang pembacaan putusan atas laporan Syntia Dewi dalam laporan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu dengan pihak terlapor KPU setempat, karena merasa diperlakukan tidak adil.

Baca juga: Bawaslu Riau Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu 2019

Sementara itu Ketua Majelis Gema Wahyu Adinata membacakan semua pernyataan yang telah disampaikan baik dari pihak pelapor, terlapor, saksi-saksi hingga ahli-ahli yang dalam sidang sebelumnya telah mereka sampaikan.

Majelis memutuskan dari enam uraian laporan dugaan pelanggaran yang telah pelapor sampaikan diantaranya lima laporan dinyatakan ditolak dan satu laporan dinyatakan diterima.

“Satu laporan yang diterima, majelis meminta pihak terlapor (KPU Riau) untuk melakukan revisi berita acara hasil verifikasi yang telah dikeluarkan oleh terlapor,” ujar Gema.

Gema Wahyu Adinata mengatakan bahwa dari enam uraian yang pelapor sampaikan lima diantaranya bukanlah pelanggaran adminisitrasi Pemilu.

Putusan ini berdasarkan dari bukti dan fakta persidangan, dan juga berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu Komisioner KPU Riau Divisi Hukum Ilham mengatakan bahwa pihaknya sudah mengacu kepada Undang-Undang nomor 7 Tahun 2017, dengan memberikan ruang cukup besar kepada peserta yang merasa tidak puas terhadap proses.

“Bagi KPU ini kesempatan yang baik untuk menjelaskan kepada publik, ini loh proses yang kami lakukan,” ujar Ilham.

Sementara itu, usai mendengarkan pembacaan putusan oleh majelis, Malik, LO sekaligus orang tua Syntia Dewi, mengatakan akan melakukan upaya koreksi ke Bawaslu RI di Jakarta.

“Terkait dengan putusan yang ditolak kami akan mengupayakan koreksi kepada Bawaslu RI, sesuai dengan peraturan Bawaslu No 8 tahun 2018 tentang penyelesaian pelanggaran administratif Pemilu,” ujar Malik.

Senada Syntia Dewi mengamini pernyataan ayahnya.

“Kalau memang ada yang perlu dikoreksi, kami akan mengajukan permintaan koreksi atas keputusan tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, Syntia Dewi Ananta Shinta Dewi (Pelapor) merupakan salah satu kandidat bacaleg yang diputuskan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Riau, sehingga tidak dapat ikut serta dalam Pileg 2019 mendatang. Pasalnya, usia pelapor yang masih 20 tahun 5 bulan, sementara persyaratan KPU adalah 21 tahun.

Akibat keputusan KPU tersebut, yang dalam hal ini, terlapor merupakan Anggota KPU Provinsi Riau Ilham dan Sri Rukmini dianggap telah melakukan pelanggaran administrasi. (SR01)


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER