close

Pilgub Riau, Firdaus-Rusli Nyatakan Dukungan untuk Syamsuar-Edy

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Firdaus-Rusli Effendi secara resmi menyatakan dukungan atas kemenangan Syamsuar-Edy Nasution dalam menjalankan roda pembangunan ke depan pascamendulang kemenangan di Pilgub Riau 2018.

“Saya secara pribadi mengucapkan selamat kepada Syamsuar-Edy Nasution atas kemenangannya, kami siap mendukung kepemimpinan lima tahun mendatang,” kata Firdaus kepada media saat konfrensi press di Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru, di Jalan A. Yani Pekanbaru, Jumat (29/6).

Firdaus yang juga masih menjabat Wali Kota Pekanbaru periode 2018-2023 ini turut mendoakan semoga Syamsuar-Edy Nasution langgeng dan dapat memimpin Riau hingga selesai masa jabatannya.

“Semoga beliau berdua sehat selalu, menjadi pimpinan yang cemerlang membawa daerah melayu menjadi negeri maju, saya ajak mari kita sambut pemimpin lima tahun mendatang,” ujar Firdaus.

Firdaus juga tidak lupa meminta maaf kepada partai dan tim pemenangan kalau saat ini belum bisa memberikan yang terbaik.

“Saya mengajak keluarga dan semua jajaran dan tokoh masyarakat, ulama, bersinergi membangun Provinsi Riau. Kalau kita berjalan sendiri ibarat lidi satu batang tidak berguna. Tetapi jika bersatu kita bisa bersatu memberikan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ditanyakan jika nanti ada temuan pelanggaran Pilkada apakah pihaknya akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Firdaus menjawab tegas tidak.

“Kami berjanji tidak akan melakukan gugatan apapun jika nanti ada potensi pelanggaran,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Tim Koalisi Chaidir menambahkan pihaknya tidak mempertandingkan penghitungan hitung cepat (quick count) versi pemenangan Syamsuar-Edy Nasution dengan hasil penghitungan timnya.

Ia menilai perbedaan bukan karena kesalahan hitung namun karena perbedaan wilayah memulai penghitungannya sehingga pada beberapa jam pertama sempat ada saling mengungguli.

Namun seiring waktu setelah perhitungan KPU berjalan hingga 90 persen, peraihan suara Syamsuar-Edy Nasution terbukti lebih besar dan berhasil memenangkan Pilgub Riau 2018.

“Yang berbeda adalah daerah asal penghitungan dimulai, kami cenderung mengimput data dari kabupaten yang merupakan lumbung suara atau besar dahulu, sementara tim lawan daerah lain, namun angka dalam c1 sebenarnya sama,” jelasnya.

“Kita sangat faham pasangan nomor 1 memang unggul dan tidak mungkin lagi terkejar. Secara sportif kita sampaikan satu-satunya Firdaus yang menjawab spontan mendukung Syamsuar-Edy Nasution,” pungkasnya.

Perlu diketahui ada empat pasangan calon yang saling bersaing pada Pilgub Riau 2018.

Paslon Syamsuar-Edy Nasution mendapat nomor urut 1. Mereka diusung oleh PAN, PKS dan NasDem. Paslon nomor urut 2 adalah Lukman Edy-Hardianto diusung oleh Gerindra dan PKB.

Kemudian paslon nomor urut 3 adalah Firdaus-Rusli Effendi yang diusung oleh Partai Demokrat dan PPP. Gubernur Riau petahana, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno menjadi Paslon nomor urut 4. Mereka diusung oleh Partai Golkar, PDIP, dan Hanura.

Baca juga: Pilgub Riau, Firdaus Akui Kemenangan Syamsuar-Edy Nasution

Berdasarkan data yang dihimpun dari situs resmi infopemilu.kpu.go.id milik Komisi Pemilihan Umum, Jumat pukul 13.30 WIB, Syamsuar-Edy Nasution sejauh ini telah mengantongi 39,30 persen suara.

Jumlah suara tersebut untuk sementara melampaui pasangan nomor urut 2 Lukman Edy-Hardianto mendapatkan suara 16,03 persen, dan pasangan nomor urut 3 Firdaus-Rusli Effendi 19,87 persen suara.

Pasangan nomor urut 4, petahana gubernur Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno meraih suara 24,80 persen.

KPU menyatakan bahwa angka itu merupakan hasil pada hitung cepat KPU berdasarkan entri Model C1 apa adanya yang masuk ke KPU Provinsi Riau.

Hasil hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final. Karena harus melalui pleno KPU. (Ant/SR01)


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER