Pilkada Riau, Ribuan Warga Talang Mamak Kehilangan Hak Pilih

375
talang mamak
Perkampungan suku Talang Mamak di Indragiri Hulu, Riau. (foto:Istimewa)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Sedikitnya 1.000 kepala keluarga masyarakat adat Talang Mamak di pedalaman Kabupaten Indragiri Hulu kehilangan hak pilih pada Pilkada Riau 2018 karena hingga kini tidak memiliki Kartu Keluarga dan KTP.

“Sejak 2015 dan 2016 kita melakukan pendataan, ada sekitar 1.000 KK (Kepala Keluarga) belum punya KTP dan KK. Sampai sekarang kondisi itu masih terjadi. Kalau sudah begitu, mana bisa mereka masuk ke daftar pemilih tetap untuk ikut Pilkada,” kata tokoh pemuda Masyarakat Adat Talang Mamak, Gilung, Rabu (27/6).

Talang Mamak merupakan suku asli di Provinsi Riau yang banyak berada di pedalaman Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Sudah sejak lama masyarakat itu kesulitan mendapat berkas administrasi kependudukan karena mereka banyak menganut aliran kepercayaan.

Loading...

“Saya bisa masuk ke DPT dan punya hak pilih karena akhirnya bisa punya Kartu Keluarga, tapi sampai sekarang saya salah satu yang belum punya KTP,” keluh Gilung.

Ia mengatakan seluruh masyarakat Talang Mamak berharap Gubernur Riau yang terpilih nanti benar-benar bisa mengakomodir hak suku asli, terutama mengakui hukum adat Talang Mamak. Selama ini, mereka selalu menjadi korban janji-janji politik kampanye kepala daerah.

“Semoga Gubernur Riau yang baru nanti benar-benar mau mendengarkan dan mengakui keberadaan masyarakat adat,” katanya.

Sejauh ini Bupati Inhu baru mengeluarkan Surat Keputusan Pembentukan Panitia untuk mengakomorir hak adat Talang Mamak. Upaya itu tentunya juga memerlukan dukungan dari Gubernur Riau.

“Kalau pemimpinnya tetap seperti sebelumnya, nasib Talang Mamak akan terus seperti ini,” ujarnya.

Provinsi Riau adalah salah satu daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak pada 2018. Ada dua pesta demokrasi di daerah berjuluk “bumi lancang kuning” itu, yakni Pemilihan Gubernur Riau dan Pemilihan Bupati Indragiri Hilir.

Jumlah pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Riau ada sekitar 3,6 juta orang.

Ada empat pasangan calon yang saling bersaing pada Pemilihan Gubernur Riau 2018. Pasangan calon Syamsuar-Edy Nasution mendapat nomor urut 1. Mereka diusung oleh PAN, PKS, dan NasDem.

Nomor urut 2 adalah Lukman Edy-Hardianto diusung oleh Gerindra dan PKB.

Kemudian nomor urut 3 adalah Firdaus-Rusli Effendi yang diusung oleh Partai Demokrat dan PPP. Gubernur Riau petahana, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno menjadi nomor urut 4. Mereka diusung oleh Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan Hanura. (Ant/SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]