Serangan Kelompok Monyet Bikin Warga Tapsel Kesal

814
Serangan monyet
Serangan monyet (ilustrasi)

TAPANULI SELATAN, SERUJI.CO.ID –  Serangan kelompok monyet yang merusak tanaman warga membuat kelompok masyarakat Desa Pargarutan Julu, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan belakangan ini kesal.

Kepala Desa Pargarutan Julu Ahmad Harun Harahap, di Tapanuli Selatan, Jumat (14/9), mengatakan, tindakan hewan monyet itu sudah tidak bisa lagi ditolelir, karena merugikan masyarakat.

“Monyet-monyet itu tidak pandang bulu, tanaman seperti jagung, sayuran, pisang, pepaya, karet, bahkan kopi sering mereka rusak,”ujarnya jengkel.

Loading...

Untuk mengantisipasinya, setiap pekan pada hari Jumat puluhan masyarakat desa melakukan perburuan terhadap gerombolan monyet dari kebun warga yang satu ke kebun warga yang lain.

“Cara berburunya dengan menggunakan pentungan dan bunyi-bunyian serta senapan angin guna menakut-nakuti gerombolan monyet agar pindah lokasi lain,”katanya.

Menurut dia, kehadiran monyet-monyet dua bulan belakangan diakibatkan mereka tidak tidak lagi dapat membutuhi makanannya di tempat lain.

Bahkan katanya, dari antara spesies monyet itu ada seekor yang tubuhnya lumayan besar, dan monyet ini mulai mau mengganggu manusia.

“Jangankan para emak-emak, kita saja takut bila tiba-tiba kepergok monyet yang memiliki tubuh besar itu di ladang,”tuturnya.

Lebih jauh Harun mengatakan, dengan rutinitas perburuan monyet setiap minggu akan dapat meminimalisir hama monyet yang kerap mengganggu tanaman warga desanya. (Ant/SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]