close

BI Minta Warga Tukarkan Uang Secara Legal

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau mengimbau masyarakat agar menukarkan uang pecahan baru secara legal di bank pemerintah maupun swasta, bukan dengan menggunakan jasa di pinggir jalan yang penuh risiko.

“Tolong-tolong itu jangan dilakukan. Lakukanlah secara legal, karena perbankan masih berikan layanan penukaran uang pecahan,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Siti Astiyah, di Pekanbaru, Selasa (12/6).

Ia mengatakan BI sebenarnya sudah membuka pelayanan penukaran uang bersama dengan menggandeng perbankan. Lokasi penukaran uang bersama pada tahun ini di halaman Masjid Raya An-Nur, Kota Pekanbaru.

Layanan penukaran uang pecahan tersebut dimulai pada 30-31 Mei dan 4-6 Juni 2018. Hanya saja, Siti mengaku cukup kecewa karena masih ada saja warga yang menukarkan uang di pinggir jalan.

“Ketika layanan BI sudah selesai malah menukar di ‘inang-inang’ (ibu, red) di pinggir jalan,” keluhnya.

Meski secara regulasi, pemerintah maupun bank sentral tidak bisa melarang jasa layanan penukaran uang di pinggir jalan, Siti menjelaskan bahwa layanan tersebut penuh risiko.

Risiko pertama adalah rawan peredaran uang palsu, kemudian rawan tindak kejahatan karena transaksi dilakukan di pinggir jalan. Selain itu, jasa penukaran di pinggir jalan ada tarifnya yakni sebesar 10 persen dari uang yang ditukarkan.

“Lebih baik menukar ke bank karena gratis, sedangkan di pinggir jalan itu kena 10 persen,” ujarnya.

Seorang warga Pekanbaru, Haidir Tanjung, mengaku menyesal menukar di pinggir jalan karena ada tarifnya. Ia mengaku terpaksa memilih layanan itu karena tidak sabar menunggu antrean penukaran uang pecahan di bank.

“Di bank antrenya panjang sekali. Tapi menyesal juga menukar di pinggir jalan itu. Saya harus bayar Rp50 ribu dari penukaran Rp500 ribu,” katanya. (Ant/SR01)


KOLOM

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...

Mengurai Sengkarut Pikir Negeri

Oleh: Prof. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS Surabaya SERUJI.CO.ID - Awalnya adalah reformasi yang dibayangi kekhawatiran 30 tahun kediktatoran Soeharto yang akan terulang, maka konstitusi...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Meski Hujan Guyur Pekanbaru, Jamaah Subuh Padati Tabligh Akbar Ustadz Somad

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak dini hari, tidak menyurutkan semangat warga untuk hadir pada Sholat Subuh berjamaah dan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Tenaya Raya, Pekanbaru. Dalam Tabligh Akbar-nya kali ini, UAS mengangkat tema "Solusi Islam Dalam Menuntaskan Kemiskinan".

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

Penumpang Pesawat di BIM Turun Hingga 3.000 Orang Per Hari

PADANG PARIAMAN, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura II menyatakan...

Hadapi Pemilu 2019, PKS Sumut Gelar Kemah Bakti Nusantara

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera...

Yusril: Dukungan PBB Cenderung ke Jokowi-KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai...

Nekat Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Ini Bersama Rekannya Diciduk Polisi

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Seorang mahasiswa berinisial A (25) dan...

Bawaslu Tanjungpinang Gelar Lomba Menulis Pantun Bertema Pemilu 2019

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang,...

Akhirnya Rekapitulasi 34 Provinsi Selesai: Jokowi Menang 55,41 Persen, Inilah Rinciannya

Dengan selesainya rekapitulasi Provinsi Papua maka Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat sebanyak 85.036.828 suara, atau 55,41 persen dari total suara sah yang berjumlah 153.479.321 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.442.493 suara (44,59%).

TERPOPULER