Ekonom AS Sebut Alasan Jokowi Omong Kosong Soal Rupiah, Fadli Zon: Setuju

237
Fadli Zon
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ekonom Amerika Serikat (AS), Steve Hanke, melalui akun Twitter @steve_hanke menyatakan bahwa Presiden Jokowi hanya omong kosong soal pelemahan rupiah.

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon pun menyetujuinya lewat akun Twitter @fadlizon, Kamis (6/9).

“Agree. Ironically, the govt will host a IMF/WB meeting next Oct 2018 n will spend appx USD 70 mil,” kicau Fadli Zon.

Loading...

Steve Hanke awalnya mengomentari omongan (Jokowi) yang menyalahkan faktor eksternal terkait pelemahan rupiah, seperti diberitakan Reuters pada Rabu (5/9).

Jokowi mengatakan, hanya ada dua kunci untuk menyelamatkan rupiah, yakni menggenjot investasi dan meningkatkan ekspor.

“Hanya ada dua kunci, investasi harus terus meningkat dan ekspor juga harus meningkat sehingga (kita) dapat menyelesaikan defisit saat ini,” kata Jokowi dalam pemberitaan tersebut.

Disebutkan pula jika saham Indonesia tenggelam paling dalam selama hampir dua tahun. Hal ini karena kemerosotan pasar negara berkembang.

Jokowi pun menyalahkan faktor eksternal atas penurunan rupiah ke posisi terendah dalam 20 tahun terakhir ini.

Menurut Steve Hanke, Jokowi yang menyalahkan rentetan faktor eksternal sehingga rupiah terjun bebas adalah hanya omong kosong.

Ia menambahkan, kalau saja Amerika Serikat dan IMF tidak berencana menggulingkan Soeharto 20 tahun lalu, Indonesia akan memiliki rupiah yang sehat. Selain itu, Indonesia juga akan memiliki dewan mata uang.

“#Indonesian President Joko Widodo said that external factors were behind the #rupiah’s fall to 20-year lows. What nonsense. If the US & IMF hadn’t plotted to overthrow Suharto 20 yrs ago, Indonesia would have a currency board & a sound rupiah.,” tulis Steve Hanke.

Fadli Zon menanggapinya dengan menyetujui sindiran Steve Hanke kepada Jokowi. Dan ia menambahkan, ironisnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan IMF dan Bank Dunia, Oktober 2018, yang akan menghabiskan sekitar USD 70 juta.

“Agree. Ironically, the govt will host a IMF/WB meeting next Oct 2018 n will spend appx USD 70 mil.,” tulis Fadli Zon.

Indonesia dijadwalkan akan menjadi tuan rumah pertemuan IMF dan World Bank (WB) yang akan digelar di Bali, 12-14 Oktober 2018.

Hal ini dibenarkan Luhut Binsar Panjaitan selaku Ketua Panitia Nasional Annual Meeting International Monetary Fund-World Bank (AM IMF-WB).

Baca juga: Untuk Pertemuan IMF, Luhut Pastikan Para Duta Besar Bahwa Bali Aman

Diperkirakan, akan ada 20 ribu orang dari 189 negara anggota yang akan bertandang. (SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]