
JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tim pemenangan Prabowo-Sandi berjumlah total 800 orang. Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Raja Juli Antoni mengibaratkannya seperti rombongan sirkus.
“Saya kaget mendengar pernyataan Pak Djoko Santoso (Ketua Timses Prabowo-Sandi, red) bahwa timses mereka 800 orang, dengan 15 direktorat. Ini tim sukses kok kayak rombongan sirkus?” kata Toni dalam keterangan tertulis, Jumat (21/9).
Toni kemudian membandingkan timses Prabowo-Sandi dengan struktur timses Jokowi-KH Ma’ruf. Sekjen PSI itu mengatakan timses Jokowi-KH Ma’ruf memiliki struktur yang lebih ramping.
“Timses Jokowi-KH Ma’ruf hanya 155 orang dari sebelas direktorat. Struktur kami ramping, efisien, dan berorientasi kerja spesifik dan fokus,” jelasnya.
Karena itu, ia mengaku kaget dengan struktur timses Prabowo-Sandi yang cenderung ‘gemuk’. Menurut Toni, hal itu menunjukkan kegugupan Prabowo-Sandi bertanding dengan Jokowi-KH Ma’ruf.
“Nggak tahu kenapa kok begitu gemuknya timses kubu sana. Kelihatan banget gugup dan takut kalahnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Timses Prabowo-Sandi, Djoko Santoso menyebut personel tim pemenangan berjumlah total 800 orang, dan ia menyebut itu hanya tim pemenangan pusat.
“Iya sekitar itulah. Itu hanya di pusat saja,” kata Djoko di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (20/9).
Ia menyebut nantinya masih ada tambahan dari tim pemenangan yang ada di daerah. Namun, Djoko belum menjelaskan secara terperinci jumlah tambahan yang berasal dari daerah. (SR01)


Alhamdulillah.. 800 orang itu sebagian besar adalah orang2 yg ikhlas dan sukarela.
Jujur…. gua klu lihat wajah nih bocah..pasti perut gua mules…
Lo bilang kaya sirkus berarti yg jdi kunyuk nya ente dong
Iya gerombolan sirkus,,,ha ha ha salah satunya lou yg di mau latih
Kl prabowo menang bubarkan PSI
PSI = Pasukan Sirkus Indonesia.
sampah ni orang!
Sirkus itu perlu kecerdasan..penampilan yg prima..keren..gak semua orang bisa..
Tapi kalau topeng monyet…gak perlu sekolah..pahamkan
Nape lo kaget bong?? Lo 1000 pun ga ada yg koment semua gubernur bupati kalian paksa dukung calon kalian, kami ga kaget biasa aja tuh emang suara kami bisa d dikte sama kepala daerah ga kan hehehe
Anak kemaren sore udah ngomong ngk karuan
Tidak siap jadi pemimpin, masih pagi sdh menebar angin !