Sampai 31 Desember Belum Lakukan Perekaman KTP-el, Ini Sanksinya

192
Pelayanan KTP-el
Pelayanan KTP-el di kantor kecamatan. (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengambil tindakan tegas kepada penduduk dewasa dengan usia di atas 23 tahun, yang belum juga melakukan perekaman data KTP elektronik (KTP-el).

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh memberikan waktu perekaman kepada penduduk dewasa hingga 31 Desember 2018.

“Apabila sampai 31 Desember 2018 belum merekam, maka akan kami sisihkan datanya, data kependudukannya akan kami blokir,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (17/9).

Loading...

Hingga saat ini, kata dia, terdapat sekitar 10,5 juta penduduk yang belum merekam data KTP-el. Dari jumlah itu, terdapat sekitar 6 juta adalah penduduk dewasa, sedangkan sisanya merupakan penduduk yang akan berusia 17 tahun pada April 2019.

Kemendagri akan menyisir sekitar 6 juta penduduk dewasa yang belum melakukan perekaman data KTP-el. “Hal itu dilakukan untuk mewujudkan data kependudukan yang lebih akurat jelang Pemilu 2019,” terangnya.

Zudan mengatakan, ada sejumlah kemungkinan yang membuat sekitar 6 juta penduduk dewasa itu belum melakukan perekaman KTP-el. Misalnya karena persoalan memiliki identitas ganda.

Sebelum adanya sistem KTP-el, banyak penduduk yang memiliki data KTP lebih dari satu. Ada kemungkian, ada penduduk dewasa yang sudah melakukan perekaman KTP-el namun dengan identitas yang berbeda.

“Misal dia dulu namanya ‘Muhammad Nur’, sekarang jadi ‘M. Nur’, maka data yang ‘Muhammad Nur’ itu akan kami blokir,” kata Zudan.

Meski begitu, ada kemungkinan penduduk dewasa yang tidak memiliki data ganda namun tetap belum melakukan perekaman KTP-el. Oleh karena itulah, pemerintah memberikan waktu hingga 31 Desember 2018.

Namun, meski nanti ada pemblokiran, Kemendagri juga bisa membuka kembali akses data kependudukan tersebut.

“Syaratnya yakni penduduk dewasa tersebut datang ke Dinas Pencatatan Sipil setempat dan melakukan perekaman KTP-el,” terang Zudan. (SR01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN
[vc_row tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJkaXNwbGF5Ijoibm9uZSJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2NywiYWxsIjp7ImRpc3BsYXkiOiIifX0="][vc_column width="2/3"]

TERBARU

[/vc_column][vc_column width="1/3"][/vc_column][/vc_row]